Minggu, 25 Agustus 2019

Dear Dhani

Semua orang ingin yang terbaik, Dhani, tapi mau bagaimana lagi?
Manusia berencana dan berusaha, jika pantas mendapatkan, maka Tuhan akan kabulkan.

Usiamu dua puluh tiga saat kau pergi. Selepas pergimu, kekasihmu pun pergi. Ia tak ingin tinggal disini lebih lama — melewatkan hari yang meniadakanmu lagi disampingnya

Dhani, aku tak pernah mendengarnya mengutuk waktu yang kurang lama memberi kalian kebersamaan, tapi entah dalam sendirinya.
Bahkan menjelang empat tahun kepergianmu, belum sekalipun ia kembali ke kota ini.
Barangkali ia belum mampu meredakan sensi, atau barangkali ia sudah temukan penggantimu di belahan bumi yang ia pijak kini.
Tapi, Dhani. Itu bukan masalah kan?
Kau sudah pergi, Ia pun harus melanjutkan hidup.

Tidur yang nyenyak, Dhani.